Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:34 WIB
40 Ilmuwan Selidiki Selat Sunda
Kristianto Purnomo | Kamis, 27 November 2008 | 16:58 WIB
|
Share:

Kompas.com/Kristianto Purnomo
Kapten Kapal Riset Baruna Jaya VIII, Irham Danil (kiri) memberi ucapan selamat pada Tim Pelayaran Kebangsaan bagi Ilmuwan Muda 2008 saat pelepasan kegiatan tersebut di atas Kapal Riset Baruna Jaya VIII milik LIPI yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Muara Baru Dermaga Barat, Kamis (27/11). Sebanyak 40 ilmuwan yang terdiri dari dosen peneliti dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan melakukan penelitian oseanografi dan biologi di perairan Selat Sunda.

JAKARTA, KAMIS - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melepas rombongan ilmuwan muda yang tergabung dalam tim Pelayaran Kebangsaan Ilmuwan Muda 2008 di Pelabuhan Perikanan Muara Baru Dermaga Barat, Jakarta Utara, Kamis (27/11). Sebanyak 40 orang ilmuwan muda yang merupakan dosen peneliti dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi akan melakukan penelitian oseanografi dan biologi di perairan Selat Sunda hingga Sabtu (6/12).

Tim yang terbagi dalam dua kelompok tersebut akan menggunakan dua Kapal Riset Baruna Jaya VII dan VIII milik LIPI yang memiliki fasilitas penelitian yang relatif modern.

Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Laut Puslit Oseanografi LIPI, Dr. Augy Syahilatua penelitian dilakukan di perairan Selat Sunda atas pertimbangan minimnya waktu. "Penelitian ini cukup pendek sedangkan kita ingin belajar banyak aspek, maka kita pilih Selat Sunda. Secara biologi pengaruh letusan Gunung Krakatau cukup menarik untuk diteliti, apalagi di Selat Sunda menjadi jalur gempa, jadi cukup banyak fenomena biologi yang bisa kita temui di sana," ujarnya.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Dr Hery Harjono menambahkan saat ini diperlukan sumberdaya manusia yang handal, terampil, dan berpengalaman untuk mengelola sumberdaya alam laut yang mengalami eksploitasi berlebihan. "Dengan pendidikan dan pelatihan bersama, diharapkan dapat dilakukan percepatan alih pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan dalam penelitian dann pengelolaan sumberdaya laut.