JAKARTA, RABU - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Husniah Rubiana Thamrin Akib, Rabu (26/11), menyatakan pemusnahan ribuan produk susu dan berbahan susu yang mengandung melamin sudah dilakukan di Ibukota Jakarta dan berbagai daerah lain di Indonesia.
Saat ini, razia produk pangan bermelamin masih terus dilakukan. "Kami sudah memusnahkan susu dan produk berbahan susu yang mengandung melamin," ungkap Husniah kepada wartawan, usai menghadiri acara public warning, di ruang rapat Badan POM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta.
Sebelumnya, Badan POM membatalkan acara pemusnahan susu dan produk berbahan susu mengandung melamin yang rencananya dilakukan secara simbolik di hadapan para wartawan. Pembatalan itu tanpa disertai alasan yang jelas, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari hanya menyatakan masih menunggu instruksi dari atasannya.
Husniah memaparkan, pemusnahan tetap dilakukan secara serentak oleh Badan POM dan balai-balai POM di berbagai daerah tetapi sebagian dilakukan secara tertutup atau tanpa disaksikan wartawan. Di Bekasi, pemusnahan ribuan produk bermelamin yang disita disaksikan pihak Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia.
"Belum semua dimusnahkan. Kami masih terus mengadakan razia produk-produk susu dan berbahan susu yang mengandung melamin baik di pasar-pasar tradisional maupun supermarket," kata Husniah.
Hal ini bertujuan melindungi konsumen dari produk-produk yang mengandung bahan kimia berbahaya itu. Jika menemukan adanya merek produk yang bermelamin di pasaran, masyarakat diminta segera melapor ke Balai POM terdekat di daerah mereka. Badan POM berkomitmen untuk segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat baik yang disampaikan lewat telepon maupun secara langsung.

