JAKARTA, SELASA - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan di zona hijau, mengikuti penguatan pasar saham regional. Sedangkan Selasa (25/11) siang ini, rupiah justru terpojok di posisi Rp 12.400 per dollar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup menguat 22,523 poin (1,97 persen) ke posisi 1.163,924. Saham-saham sektor komoditas masih memimpin penguatan indeks.
Sektor pertambangan bertambah 6,92 persen dan sektor perkebunan menguat 4,10 persen. Sementara sektor consumer dan manfaktur yang masih berenang di zona merah, sehingga menahan laju penguatan indeks.
Acuan indeks BEI lainnya, yakni indeks Kompas 100 naik 2,44 persen pada 278,723, indeks LQ45 meningkat 2,94 persen ke 223,159, serta Jakarta Islamic Index bertambah 3,20 persen menjadi 183,359.
Sebanyak 88 saham naik mendominasi perdagangan sesi pagi, dibandingkan 40 saham turun dan 34 saham tetap harganya. Sedangkan nilai transaksi masih dibah Rp 1 triliun, yakni Rp 974,6 miliar dari 33.389 kali transaksi dengan volume 1,753 miliar saham.
Mayoritas indeks pasar saham regional sampai berita ini diturunkan berada di area positif, mengikuti penguatan Wall Street AS, seiring penyelamatan Citigroup oleh Pemerintah AS.
Indeks All Ordinaries Australia menguat hingga 5,51 persen, kemudian indeks Nikkei 225 Jepang naik 2,56 persen, indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 3,24 persen, indeks Strait Times Singapura meningkat 2,31 persen, serta indeks Tertimbang Taiwan naik 1,73 persen.
Sementara indeks Kospi Korsel, setelah pada awal perdagangan melonjak, saat ini justru melemah tipis 0,06 persen.

