Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:29 WIB
Krisis, Qantas Kurangi Kapasitas
Haryo Damardono | Selasa, 25 November 2008 | 11:17 WIB
|
Share:

koleksi Qantas
"Pesawat Qantas A380 akan memberikan pengalaman baru untuk perjalanan udara jarak jauh dan menawarkan kepada penumpang ruang gerak yang lebih leluasa dan kenyamanan yang jauh lebih baik, serta inovasi dan gaya," kata John Borghetti, Executive General Manager Qantas.

TERKAIT:

SYDNEY, SELASA - Maskapai penerbangan Qantas mengumumkan pengurangan kapasitas, yang didorong oleh penurunan permintaan penumpang akibat krisis global. Keuntungan Qantas pun diprediksi anjlok akibat kondisi ini.  

"Daya angkut pesawat kami dalam enam bulan ke depan, akan lebih rendah empat persen dibanding daya angkut pada periode sama di tahun 2008," kata Chief E xecutive Officer Geoff Dixon, Selasa (25/11) kepada kantor berita AFP.

Dixon juga menegaskan, Qantas akan menunda rencananya untuk menyewa dua pesawat Airbus A330-200, untuk menggantikan pesawat mereka yang lain. "Dunia penerbangan berada dalam situasi yang tak dapat diperkirakan," ujar dia.

Keuntungan Qantas sebelum pajak pada tahun fiskal 2008 yang berakhir 30 Juni 2009 diperkirakan 500 juta dollar Australia (setara 324 juta dollar Amerika). Jauh lebih rendah dibanding keuntungan tahun fiskal 2007 yang mencapai 1,41 miliar dollar Australia.