Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:29 WIB
IMF : Pertumbuhan Ekonomi Asia 2009 Melambat Tajam
Asep Candra | Selasa, 25 November 2008 | 03:00 WIB
|
Share:

WASHINGTON, SENIN - Pertumbuhan ekonomi Asia diperkirakan melambat tajam pada 2009 karena krisis finansial menekan permintaan ekspor dan memukul aktivitas ekonomi domestik, kata Dana Moneter Internasional (IMF), Senin (24/11).

IMF dalam tinjauan ekonomi regional November menyebutkan, pertumbuhan diproyeksikan melambat hingga menjadi enam persen tahun ini dari 7,5 persen pada 2007. Sementara pemulihan baru akan dimulai pada akhir 2009 ketika keseluruhan pertumbuhan turun menjadi 4,9 persen.  Namun risiko penurunan masih signifikan, termasuk kemungkinan sebuah resesi global hebat dan krisis kredit yang lebih dalam dari perkiraan.

"Dengan gejolak finansial baru-baru ini, sebuah harapan bahwa Asia akan dapat keluar dari himpitan krisis telah memudar," kata Jerald Schiff, penasehat senior untuk Departemen Asia Pasifik IMF.

IMF menyatakan, setiap pertumbuhan akan muncul dari permintaan domestik karena penurunan ekonomi di Amerika Utara dan Eropa akan mengakibatkan penurunan permintaan ekspor dari Asia. Tetapi, permintaan dari dalam Asia sendiri juga melambat.

Inflasi diprediksi melambat, dengan kemungkinan tekanan deflasi dari penurunan harga komoditas. IMF merekomendasikan pemerintahan di Asia mengimplementasikan kebijakan mengamankan sistem finansial dan akses kredit, memperlonggar kebijakan moneter dan menyediakan tambahan stimulus fiskal.

Sumber :
Antara