JAKARTA, SENIN - Direktur Utama Bank Century Maryono, Senin (24/11), mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memberikan informasi baru ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Kita masih melakukan evaluasi, sehingga belum ada informasi yang akan disampaikan ke bursa," kata Maryono, kepada Antara melalui telepon, Senin.
Hal ini disampaikan Maryono menanggapi permintaan BEI untuk segera menggelar paparan publik dan menjelaskan kepada para investornya mengenai perkembangan pengambilalihan saham pengendali perseroan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Bank Century harus segera menggelar paparan publik, karena setiap emiten yang melakukan transaksi material harus ada penyampaian ke bursa dan publik terlebih dahulu," kata Direktur Perdagangan Saham, Litbang BEI, MS Sembiring, di Jakarta, Senin.
Sembiring mengatakan bursa telah meminta Bank Century untuk menjelaskan semua perkembangan termasuk pengambilalihan oleh LPS. Tujuannya agar dari hasil penjelasan tersebut investor tidak salah dalam mengambil keputusan investasi.
Sampai kini bursa masih menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham Bank Century. Sejak disuspensi pada Jumat (21/11) lalu harga saham Bank Century hanya Rp50 per saham.

