Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 16:27 WIB
Antisipasi Krisis, Pemerintah Perlu Revisi Asumsi APBN 2009
Rita Ayuningtyas | Senin, 24 November 2008 | 13:38 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN — Pemerintah perlu melakukan perubahan terhadap angka (asumsi) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2009. Ini harus dilakukan untuk mengantisipasi krisis ekonomi global yang masih terus berlanjut.

"Diprediksi, tahun 2009 adalah tahun yang benar-benar kritis bagi perekonomian Indonesia. Oleh karenanya, perlu dilakukan perubahan terhadap angka (asumsi) dalam APBN 2009," ujar Ketua DPR RI, Agung Laksono, dalam pidatonya di Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II DPR RI, Jakarta, Senin (24/11).

Menurut dia, perubahan asumsi ini sangat realistis jika melihat keadaan perekonomian global saat ini. Lihat saja, lanjut Agung, pada menurunan harga minyak, suku bunga, nilai tukar Rupiah. Untuk itu, dia menilai, pemerintah harus berkonsultasi dengan DPR. "Saya kira semua itu perlu dikonsultasikan dengan parlemen karena menyangkut perubahan UU," ujarnya.

Menurut dia, langkah ini harus cepat dilaksanakan. Sebab, masa sidang kali ini merupakan masa sidang yang paling krisis untuk bisa melakukan perbaikan APBN dan asumsinya. "Ya, secepatnya lebih baik," tuturnya.