Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 06:53 WIB
Fosil Penyu Perenang Tertua Ditemukan
Tri Wahono | Jumat, 21 November 2008 | 18:10 WIB
|
Share:

Kompas/Danu Kusworo
Melepas anak penyu ke laut menjadi salah satu acara nonpertandingan di Commonwealth Bank Tennis Classic 2008 di Bali. Petenis Patty Schnyder dan Tamira Paszek (kanan) menikmatinya.

JAKARTA, JUMAT - Sebelum berenang di air, nenek moyang penyu yang muncul sejak Periode Triassic 210 juta tahun lalu merupakan jenis hewan darat seperti kura-kura. Kapan penyu mulai berenang di laut menjadi misteri sampai ditemukan fosil spesies baru di bagian barat daya Inggris.

Fosil tersebut menunjukkan bahwa penyu baru berenang di air antara 180-160 juta tahun lalu. Penyu yang diberi nama spesies Eilanchelys waldmani tersebut merupakan transisi antara penyu primitif dan penyu perenang.

"Penyu perenang tertua ini berat, pejalan lambat dipersenjatai tempurung dan tumit yang tebal," ujar Jeremy Anquetin, seorang mahasiswa doktoral dari Natural History Museum, London. Selain itu, penyu tersebut memiliki bentuk tempurung seperti kura-kura berukuran panjang 30 centimeter. Seperti hlanya penyu air tawar, penyu tertua mungkin tak memiliki sirip pada penyu laut.

Para ilmuwan yakin fosil tersebut sebagai penyu perenang tertua karena ditemukan satu endapan dengan ikan-ikan kecil, hiu, salamander, dan hewan air lainnya. Spesies tersebut mungkin hidup di kolam atau danau dekat pantai di daerah yang dulunya beriklim tropis.