JAKARTA, KAMIS — Saham-saham di Bursa Efek Indonesia masih terpojok di zona merah mengikuti mayoritas bursa saham regional yang tenggelam. Sementara itu, rupiah anteng di posisi Rp 12.145 per dollar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan sesi I, Kamis (20/11), ditutup turun 36,139 poin atau 3,06 persen ke posisi 1.144,218. Rontoknya saham-saham komoditas seiring turunnya harga komoditas di pasar internasional memimpin pelemahan indeks pada sesi pagi.
Selain sektor pertambangan yang melorot 5,25 persen dan perkebunan turun 4,49 persen, sektor perbankan dan perdagangan yang melemah di atas 4 persen, juga memberikan kontribusi penurunan indeks.
Sementara itu, indeks Kompas100 susut 3,50 persen pada 272,237, kemudian indeks LQ45 berkurang 3,62 persen menjadi 215,953, serta Jakarta Islamic Index melemah 3,39 persen ke posisi 176,655.
Hari ini investor juga masih melakukan wait and see, terlihat dari nilai transaksi yang hanya Rp 442,8 miliar dari 15.214 kali transaksi dan volume hanya 759,2 juta saham. Pada sesi ini 115 saham mendominasi perdagangan dibandingkan dengan hanya 13 saham naik dan 19 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional, sampai berita ini dibuat masih tenggelam di area negatif dengan dipimpin indeks Hang Seng Hongkong yang turun 5,50 persen dan indeks Nikkei 225 Jepang yang melorot 5,73 persen.
Kemudian, indeks Kospi korsel merosot 5,86 persen, indeks Tertimbang Taiwan melemah 4,32 persen, indeks Strait Times Singapura turun 3,72 persen, serta indeks All Ordinaries susut 4,32 persen.

