JAKARTA, KAMIS — Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan menekan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis (20/11) ini. Indeks Harga Saham Gabungan dibuka langsung melorot 40,322 poin atau 3,42 persen ke posisi 1.140,035. Sementara itu, rupiah pada pagi ini berada di posisi Rp 12.150 per dollar AS. "Kami perkirakan fokus pasar akan berada pada pergerakan kurs rupiah," ujar analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.
Sementara itu, indeks Kompas 100 melemah 4,01 persen, indeks LQ45 merosot 4,14 persen, serta Jakarta Islamic Index turun 3,86 persen. Saham-saham komoditas dan consumer goods yang melorot lebih dari 4 persen menekan indeks pada awal perdagangan ini.
Menurut Purwoko, minimnya sentimen positif dan situasi perekonomian dunia yang terancam resesi berkepanjangan juga membuat investor masih melakukan wait and see. "Terlihat transaksi dalam dua hari terakhir terbilang sangat tipis, hanya berkisar Rp 1,3 triliun," ungkapnya.
Ia memperkirakan, support-resistance hari ini berada di kisaran 1.106-1.200.

