SAMARINDA, RABU - Delapan jemaah calon haji (calhaj) asal Samarinda, batal berangkat karena berbagai alasan di antaranya hamil, sakit dan meninggal dunia.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji Kantor Departemen Agama Kota Samarinda, H Sujono, di Samarinda Rabu menyebutkan dari delapan calhaj yang batal berangkat itu, satu orang karena hamil, satu meninggal dunia, dua orang sakit serta empat orang mengundurkan diri.
Dari total 576 calhaj asal Kota Samarinda tahun ini akhirnya 568 orang dipastikan berangkat. Berdasarkan jadwal pemberangkatan, kloter terakhir dari Samarinda berangkat pada 28 November.
Pada kloter 18 tersebut yang berangkat 269 calhaj ditambah lima orang pendamping. "Kloter 18 atau pemberangkatan terakhir calhaj asal Kota Samarinda ini merupakan gabungan dari Kota Balikpapan sebanyak 69 orang, Kota Samarinda 151 orang, serta Kabupaten Kutai Kartanegara 44 orang," katanya.

