Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:09 WIB
Penjual Tiket Pelantikan Obama Terancam Penjara
| Rabu, 19 November 2008 | 16:12 WIB
|
Share:

WASHINGTON,RABU--Senator asal partai Demokrat Dianne Feinstein mengumumkan peraturan baru terkait penjualan tiket pelantikan Barack Obama sebagai Presiden AS yang ke 44. Sedianya, pelantikan itu bakal diadakan pada 20 Januari mendatang.

Feinstein mengumumkan akan ada jerat hukum baru bagi semua pihak yang menjual tiket pelantikan Obama. Jika hal itu dilanggar, sang penjual tiket akan dikenai denda sebesar 100.000 dollar AS atau hukuman satu tahun penjara.

Asal tahu saja, terdapat setidaknya 240.000 tiket yang disediakan untuk publik. Semuanya dibagikan gratis melalui kantor Kongres dan Senat.

Namun, tingginya permintaan ternyata melampaui jumlah tiket yang tersedia. Kantor Kongres masing-masing dibatasi untuk mendistribusikan sekitar 198 tiket. Sementara kantor Senat menjual masing-masing sekitar 300 dan 400 tiket. Akibatnya sejumlah agen tiket menjual tiket pelantikan Obama secara online pada beberapa situs di AS. Diduga, para penjual tiket itu bekerja sama dengan staf Kongres atau Senat untuk menjual tiket.
 
“Acara pelantikan presiden merupakan salah satu ritual terpenting dalam demokrasi kita. Kesempatan untuk menyaksikan even ini tidak boleh dibeli layaknya tiket sepak bola,” jelas Feinstein.(Barratut Taqiyyah/BBC)

Sumber :
KONTAN