Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:03 WIB
Jepang Resesi, Harga Minyak Menyusut Lagi
Erlangga Djumena | Selasa, 18 November 2008 | 08:08 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lobo Balia, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada Departemen ESDM Evita Legowo, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Kojiro Shiojiri, dan Direktur Jenderal Energi Kebijakan Lingkungan pada Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Takayuki Ueda (kiri ke kanan) berbincang di sela-sela seminar "Kerja Sama Energi Indonesia Jepang" dalam pameran Indonesia Japan Expo 2008 di Pekan Raya Jakarta, Selasa (4/11). Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro memberikan sambutan dalam seminar tersebut.

TERKAIT:

NEW YORK,SENIN - Harga minyak mentah kembali melemah ke bawah 56 dollar AS per barrel, seiring adanya berita Jepang bergabung dengan Eropa ke dalam resesi.

Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Januari, di New York Mercantile Exchange, Senin (17/11) waktu setempat,  turun 2,11 dollar AS ke posisi 55,49 dollar AS per barrel. Sedangkan di ICE Futures exchange, London, harga minyak jenis brent melemah 1,93 dollar AS ke level 52,31 dollar AS per barrel.

"Ini episode penerusan pekan pelemahan permintaan energi," sebut President energy consultants Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch.

Jepang, yang merupakan perekonomian terbesar kedua di dunia, menyatakan mulai tergelincir ke dalam resesi untuk pertama kalinya sejak tahun 2001, setelah produk domestik bruto triwulan III berkontraksi 0,4 persen setelah pada triwulan II menyusut 3,7 persen.

"Pasar sangat khawatir mengenai prospek perekonomian internasional, mengenai konsumsi minyak," sebut  commodity strategist Commonwealth Bank of Australia, David Moore, di Sydney.

Sumber :
AP