JAKARTA, MINGGU — Mantan menteri perekonomian, Rizal Ramli, telah menjadi tersangka atas kasus kerusuhan demonstrasi kenaikan harga bahan bakar minyak di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal, hari ini dia pun telah memproklamasikan diri sebagai calon presiden dari Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI).
Menanggapi statusnya yang telah menjadi tersangka dan kemungkinan akan ditahan, Rizal menganggap itu hanya upaya untuk meruntuhkan semangatnya menjadi presiden. "Belum (tentu ditahan). Namun, itu hanya upaya untuk menzalimi kami. Bukan hanya sekarang ini. Walau dulu pernah meningkatkan kinerja Semen Gresik, tetapi tetap saja dipecat. Selain itu masih ada kasus hukum lain yang dikaitkan dengan kita. Ini hanya menunjukkan kekhawatiran yang berkuasa akan munculnya pemimpin alternatif pada 2009," ujarnya ketus kepada wartawan saat konferensi pers rapimnas PPPI di Hotel Bumi Karsa Bidakara Jakarta, Minggu (16/11).
Namun, dia tidak mau menjawab ketika ditanya apakah dia tetap akan maju sebagai capres ketika akhirnya ditahan. Rizal hanya tersenyum kecut kepada wartawan dan menutup konferensi pers.

