Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:58 WIB
CIA : Osama Terkucil di Perbatasan Afghanistan-Pakistan
Tri Mulyono | Jumat, 14 November 2008 | 09:38 WIB
|
Share:

GETTY IMAGES/SALAH MALKAWI
Rekaman video menunjukkan Osama Bin Laden (kanan) dan Ayman Al-Zawahiri disiarkan televisi Al-Jazeera.

TERKAIT:

WASHINGTON, JUMAT — Pimpinan kelompok Al Qaeda Osama bin Laden diyakini dalam kondisi terjepit dan terkucil. Menurut Direktur CIA Michael Hayden,  Osama terpaksa mencurahkan banyak energinya untuk keamanannya sendiri.

"Ia telah menghabiskan banyak energi untuk kelangsungan hidup dan keamanannya sendiri. Pada kenyataannya, ia tampak terkucil sebagian besar karena operasi dari hari ke hari terhadap organisasi yang namanya saja ia pimpin," kata Hayden, merujuk pada jaringan Al Qaeda dalam pidato, Kamis (13/11).

Menurut Hayden mengejar sisa-sisa pengikut Osama tetap menjadi prioritas Badan Intelijen Pusat itu. "Saya dapat menjamin Anda meskipun ada spekulasi pers pada pertentangan itu, saya dapat menjamin Anda bahwa pengejaran atas Bin Laden sangat tinggi di puncak daftar prioritas CIA."

Ia mengatakan, Osama bersembunyi di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan yang terpencil. Di sana Al Qaeda berusaha menyusun kekuatan dan meningkatkan organisasinya.

Hayden mengatakan, kesulitan untuk menangkap Osama adalah sulitnya menjangkau wilayah-wilayah di perbatasan tersebut yang dikenal tidak ramah dan berbahaya. Kawasan itu dihuni sejumlah kelompok suku bersenjata yang dianggap melindungi Osama.

Hayden menegaskan, jika tentara AS bisa membunuh atau menangkap Osama, jaringan Al Qaeda yang dituduh mendalangi serangan 11 September 2001 bisa dihancurkan.

"Karena status ikonnya, kematian dan penangkapannya dengan jelas akan memiliki dampak berarti pada kepercayaan pengikutnya, anggota inti Al Qaeda dan pengikut garis keras yang tidak berafiliasi dengannya, pengikut garis keras yang tidak berafiliasi di dunia," kata Hayden.

Sumber :
Ant