Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 16:21 WIB
Sistem Politik Belum Lakukan Seleksi Pemimpin
Imam Prihadiyoko | Selasa, 11 November 2008 | 16:54 WIB
|
Share:

JAKARTA, SELASA - Sistem politik yang berlaku saat ini, belum melakukan seleksi kepemimpinan. Proses yang ada baru sekedar memilih, dan dalam proses memilih itupun banyak dilakukan dengan rekayasa politik.

"Kita menjadi sulit mengharapkan munculnya tokoh baru dalam sistem politik. Regenerasi menjadi macet, karena partai pun tidak melakukan proses seleksi yang baik," ujar Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Izul Muslimin, di Jakarta, Selasa (11/11), ketika menanggapi tentang masih banyaknya wajah lama dalam pentas nasional.

Izul mencontohkan, proses seleksi calon presiden dengan pembatasan dukungan 20 persen itu tidak akan menjadi masalah, jika memang ada proses seleksi yang terbuka dan memungkinkan setiap orang bersaing secara bebas dan adil.

"Itu sebabnya, ke depan perlu dikembangkan proses seleksi yang memungkinkan semua orang bisa muncul dalam pentas politik. Inilah agenda besar bagi bangsa ini, ujarnya.