JAKARTA, SELASA — Wacana golongan putih (golput) menjelang Pemilu 2009 kembali mencuat. Sejumlah tokoh mewadahkan diri dalam sebuah kelompok dan menyatakan siap mengusung calon dari golput.
Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, rakyat Indonesia tak perlu golput. Jika capres yang tercantum di surat suara hanya dua pasang, jangan khawatir. Tulis saja capres Anda sendiri. Lho kok? "Ya jangan golput, itu tindakan sia-sia. Sudah ada 38 parpol kok masih golput. Kalau di surat suara presidennya cuma dua, itu kan calon dari partai. Rakyat juga bisa mengajukan calonnya. Waktu pemungutan suara, tulis saja nama calon yang Anda mau. Nanti KPU disuruh list siapa saja nama yang muncul. Itu baru presiden pilihan rakyat," kata Ray dalam diskusi UU Pilpres di Jakarta, Selasa (11/11).
Menurutnya, tindakan yang tak salah jika rakyat menentukan calonnya sendiri. Sebab, calon-calon yang muncul hanyalah calon yang dikehendaki partai, bukan rakyat. "Partai maunya siapa, kita juga boleh menentukan maunya siapa," ujar dia.

