JAKARTA,SELASA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mencanangkan Gerakan Menanam Pohon Nasional 2008 pada tanggal 28 November mendatang di Dodiklatpur Rindam III Siliwangi, Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Banten. Pencanangan 1.000 pohon ini akan membuka kegiatan penanaman seratus juta pohon secara serentak di seluruh Indonesia.
Menurut Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Sunaryo mengatakan pada hari pencanangan, SBY akan menanam sekitar 1.000 batang pohon di sekitar lokasi, di antaranya 50 batang pohon Nyamplung, 20 batang pohon Buni, 20 batang pohon Sukun dan 10 batang pohon Mahoni.
Pencanangan ini akan diikuti dengan penanaman pohon di turus jalan dan di lahan masyarakat di seluruh nusantara. Dari total seratus juta pohon yang akan ditanam, sekitar 52 juta batang pohon disediakan oleh Dephut. Dana diambil dari APBN dan APBD.
Sementara untuk menggenapi menjadi seratus juta pohon, Dephut mengajak BUMN, BUMS dan masyarakat yang peduli untuk bersama-sama merealisasikannya. "Ini merupakan bagian dari komitmen pencegahan pemanasan global," ujar Sunaryo di Jakarta, Selasa (11/11).
Kepala Pusat Informasi Kehutanan Masyhud mengatakan gerakan menanam pohon ini dilanjutkan pada tahun 2008 setelah melihat keberhasilan gerakan ini pada tahun 2007. Tingkat keberhasilannya mencapai angka 70 persen. Tahun lalu, jumlah penanaman pohon yang terealisasi dan tetap terpelihara hingga sekarang mencapai 101 juta batang pohon di seluruh nusantara, ditambah gerakan swadaya masyarakat dan sejumlah tokoh, seperti Ibu Ani Yudhoyono yang menanam sekitar 14,1 juta pohon.
Selain alasan tersebut, realisasi gerakan menanam pohon tahun ini juga dikaitkan dengan momen peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional. "Dengan semangat kebangkitan nasional, kita ingin mendorong masyarakat untuk gemar menanam pohon. Kita berharap ini akan menjadi suatu kebutuhan dan menjadi budaya dari masyarakat Indonesia," ujar Masyhud.

