Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:50 WIB
Transaksi Bursa Sudah seperti Las Vegas
Hasanuddin Aco | Selasa, 11 November 2008 | 13:18 WIB
|
Share:

JAKARTA, SELASA — Wakil Ketua Kadin Indonesia Suardana Linggih dalam hearing dengan anggota DPD di Jakarta, Selasa (11/11), mempertanyakan kemajuan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan capital market jauh lebih besar daripada transaksi sektor riil.

Menurutnya, saat ini di lantai bursa investor tak hanya mengharapkan dividen, tetapi juga sudah diarahkan/terbawa arus dengan motif mendapatkan capital gain yang tinggi (untung besar). Akibatnya, banyak muncul spektakuler yang memainkan harga saham apabila regulator di pasar modal kurang efektif atau hanya mengikuti tren dunia.

"Setiap transaksi di bursa ada investor yang menang dan ada yang kalah apakah ini mirip dengan di Las Vegas (arena gambler atau judi)," kata Suardana.

Dalam kesempatan itu dia mempertanyakan apakah sistem semacam itu dilanjutkan. "Indonesia kiranya perlu peraturan yang dapat mengembangkan perkembangan sektor finansial dengan sektor riil sehingga terjadi harmonisasi berkelanjutan," tuturnya.

Sumber :
Persda Network