JAKARTA, SELASA — Awan mendung kembali menggelayut di Bursa Efek Indonesia seiring merahnya pasar saham regional.
Pada menit-menit awal perdagangan sesi I, Selasa (11/11), Indeks Harga Saham Gabungan turun 18,189 poin (1,36 persen) menjadi 1.322,492. Saham-saham sektor pertambangan dan perbankan yang masing-masing turun 3,12 persen dan 2,08 persen memimpin pelemahan indeks pagi ini.
Sementara itu, indeks Kompas100 berkurang 1,53 persen, kemudian indeks 45 saham blue chips susut 1,75 persen, serta Jakarta Islamic Index melemah 0,90 persen.
Kemarin bursa regional Asia, termasuk IHSG, kemarin bergerak menguat menyusul sentimen positif dari diluncurkannya paket stimulus finansial Pemerintah China. Meski demikian, menurut analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, profit taking yang terjadi sepanjang sesi 2 menyebabkan IHSG hanya naik tipis sebesar 0,17 persen pada akhir perdagangan.
"Para pemodal memilih merealisasikan keuntungan, mengingat kondisi pasar yang masih sangat fluktuatif," ujarnya.
Sementara itu, hari ini Panin memperkirakan, IHSG akan bergerak mixed terbatas seiring dengan minimnya sentimen penggerak bursa. Namun, menurutnya, investor dapat memperhatikan peluang trading pada saham pertambangan seiring dengan rebound-nya harga komoditas. "Adapun kisaran support-resistance hari ini adalah 1.310-1.370," ujarnya.
