DOHA, SENIN - Venus Williams mewujudkan impiannya menjadi juara Sony Ericsson WTA Championship. Di final turnamen akhir tahun yang mempertemukan delapan petenis putri terbaik dunia itu, Minggu (9/11), Williams menaklukkan Vera Zvonareva.
Petenis peringkat delapan dunia itu menang 6-7(5) 6-0 6-2 atas penantangnya asal Rusia tersebut. Dengan demikian, Williams mampu mewujudkan impiannya merengkuh WTA Championships, sekaligus melengkapi dua trofi sebelumnya sepanjang tahun ini, yakni Wimbledon dan Zurich.
Pasalnya, sepanjang karier Williams belum pernah menjadi juara di turnamen ini. Dalam dua keikutsertaan sebelumnya, dia sekali menembus semifinal, dan tahun 2002 dibekap cedera sehingga harus mundur lebih awal.
Dengan hasil ini, Williams yang tak terkalahkan sampai memastikan diri jadi juara, berhak mendapatkan hadiah uang senilai 1,34 juta dolar AS (sekitar Rp 14,854 miliar). Dia juga menggeser posisi Martina Navratilova untuk menempati urutan empat daftar pemain yang menerima hadiah terbanyak di tenis putri.
Sementara itu, Zvonareva yang menyabet medali perunggu pada Olimpiade Beijing bulan Agustus lalu, "hanya" mendapat 715 ribu dolar AS (sekitar Rp 7,926 miliar).
Pada set pertama, Zvonareva yang melangkah ke final setelah menaklukkan rekan senegaranya, Elena Dementieva, mampu mengimbangi permainan Williams. Dia pun memaksa set tersebut berakhir dengan tie-break.
Namun setelah itu, Zvonareva seperti kehabisan bensin. Sebaliknya, Williams semakin "panas" dan tampil beringas lewat servisnya dan smash yang keras.
Agresivitas juara tujuh kali Grand Slam itu tak bisa dibendung, sehingga Zvonareva tak berada di dua set terakhir. Alhasil, peringkat sembilan dunia itu pun menyerah dengan skor mencolok, 0-6 dan 2-6. (TIC/LOU)
