Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:44 WIB
Menneg PP: Ulfa Mungkin Dijual
Wahyu Satriani Ari Wulan | Jumat, 7 November 2008 | 19:57 WIB
|
Share:

SURYA/JUNIANTO SETYADI
TAK BICARA - Syekh Puji (43), bersama Kak Seto di depan gerbang ponpes milik Puji, Ponpes Miftahul Jannah, di Bedono, Jambu, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (31/10) petang.

TERKAIT:

JAKARTA, JUMAT - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta mengatakan, Lutfiana Ulfa (12) mungkin tumbuh di keluarga yang kurang menyenangkan. Diperkirakan, Ulfa dijual oleh keluarganya kepada Syekh Puji.

"Mungkin di rumah tangganya tidak begitu menyenangkan dan dibuang. Mungkin dia dibeli dengan maharnya itu. Dia dikirim untuk meringankan beban orang tuanya," kata Meutia, di Bentara Budaya, Jakarta, Jumat (7/11).

Ulfa adalah istri muda Syekh Pujiono yang baru saja dinikahinya. Lebih jauh Meutia menilai Ulfa belum bisa menjadi seorang istri. Baik secara mental, psikis, maupun reproduksi. "Dari reproduksi juga belum siap.Padahal, di kedokteran sudah ada hak reproduksi," kata Meutia.

Menurut dia, pernikahan itu melanggar Undang-undang Perkawinan dan Undang-undang Anak. Ulfa harus dipisahkan dari Syekh Puji dan diberi bimbingan mental dan dukungan psikologis. Untuk itu, harus ada yang menampung Ulfa dan dititipkan kepada orang tua pengganti sampai melewati tahap anak-anak.

Orang tua pengganti bisa dari Komisi Perlindungan Anak ataupun keluarga dekat Ulfa seperti tantenya. "Dia harus dibina dan didampingi oleh orang baik. Dia juga harus sekolah, misalnya home schooling," tuturnya.

Jika Ulfa dibiarkan terus bersama Pujiono, Meutia khawatir, pertumbuhan psikisnya akan terganggu.