Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 16:13 WIB
Mobil 2.000 CC Diimbau Tidak Pakai Premium
Hasanuddin Aco | Jumat, 7 November 2008 | 11:31 WIB
|
Share:

Laporan Wartawan Persda Network Hasanuddin Aco

JAKARTA, JUMAT - Dirjen Migas Evita Legowo meminta kesadaran masyarakat yang mampu secara ekonomi terutama pemilik kendaraan di atas 2.000 cc diimbau tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium yang harganya akan diturunkan Rp 500 per liter mulai Desember 2008.

"Ini yang kami maksud efisiensi pemakaian BBM bersubsidi. Masyarakat yang pakai kendaraan di atas 2.000 cc sudah salahi tujuan penggunaan BBM bersubsidi," kata Evita dalam diskusi di Gedung DPD RI Jakarta, Jumat (7/11).

Menurut dia penggunaan BBM bersubsidi hanya diperuntukkan untuk masyarakat menengah ke bawah. "Sebenarnya kalau BBM bersubsidi tepat sasaran itu juga membantu kita mengurangi beban subsidi. Kalau penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran kan juga menjadi edukasi bagi masyarakat," paparnya.

Pemerintah, kata Evita, tengah membuat konsep baru guna membatasi penggunaan BBM bersubsidi sehingga tepat sasaran. Konsep baru ini di luar program SmartCard yang penerapannya masih dipertimbangkan. "Ada beberapa opsi yang sedang kami poles di lingkungan Migas dan BPH
Migas. Untuk batasi volume penggunaan BBM bersubsidi. Tapi kami belum bisa beritahukan. Saya belum berani janjikan kapan selesai, tunggu saja mudah-mudahan selesai tahun depan," kata Evita.