JAKARTA, KAMIS - Dua pos yakni pembiayaan dan pendapat berbasis fee (fee based income) mendongkrak laba bersih kuartal ketiga Bank Syariah Mandiri (BSM), Kamis (6/11). Sementara, dibandingkan periode sama tahun lalu, laba bersih BSM meningkat 66,37 persen atau menjadi Rp147,39 miliar dari Rp88,59 miliar.
Sementara itu, pembiayaan BSM meningkat sebesar 48,22 persen dari semula Rp9,29 triliun pada kuartal ketiga pada 2007 menjadi Rp13,77 triliun pada pada periode sama tahun ini. Sementara, pendapatan berbasis fee meningkat 48,6 persen yaitu semula Rp157,44 miliar periode sama tahun lalu menjadi Rp233,96 miliar pada jangka waktu sama pada 2008.
Total aset BSM pada September 2008 mencapai Rp16,54 triliun, tumbuh sebesar 43,33 persen terhadap posisi kuartal ketiga pada 2007, yaitu Rp11,54 triliun.
Pertumbuhan aset didukung oleh meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola oleh BSM. Hingga akhir September 2008, DPK mencapai posisi Rp13,89 triliun atau naik 40,87 persen dari periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp9,86 triliun.
