JAYAPURA, SENIN - Nilai ekspor Papua pada bulan Juli 2008 sebesar 306,75 juta dollar AS atau naik 44,24 persen dibandingkan nilainya pada bulan Juni 2008. Barang ekpor ini seluruhnya berasal dari nonmigas.
Sedangkan nilai impornya di Juli 2008, sebesar 99,72 juta dollar amerika atau turun 8,28 persen dibandingkan nilai sebulan sebelumnya. Aktivitas ekspor dan impor di Papua ini sebagian besar dilakukan oleh PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika.
Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JA Djoko Soedanto, Senin (3/11), mengatakan 70 persen nilai impor dilakukan perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar itu. Sedangkan ekspornya, 97 persen dilakukan Freeport.
Nilai ekspor Papua Juli 2008, ke lima negara utama yaitu Jepang, Filipina, Spanyol, Korea Selatan, dan Singapura sebesar 182,61 juta dollar AS atau turun 14,13 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Sedangkan nilai ekspor Papua kumulatif Januari-Juli 2008 ke lima negara utama ini yaitu 1.428,87 juta dollar amerika. Secara kumulatif, Januari Juli 2008, nilai ekspor bijih tambang dan konsentrat (HS26) sebesar 1.424,58 juta dollar amerika.
Djoko mengatakan impor migas Papua p ada bulan Juli 2008 sejumlah 38,32 juta dollar amerika. Impor nonmigas-nya mencapai 60,26 juta dollar amerika.
Secara kumulatif impor nonmigas Papua Januari-Juli 2008 mencapai 92,34 juta dollar amerika. Impor ini meliputi mesin-mesin/pesawat mekanik (40,95 persen), plastik, barang dari besi dan baja (14,61 persen), kendaraan dan bagiannya (12,06 persen), karet dan barang dari karet (8,75 persen), serta mesin/peralatan listrik (8,36 persen. Sisanya adalah bahan kimia logam (0,19 persen), berbagai produk kimia (3,53 persen), plastik, dan perkakas.
