Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:34 WIB
Harga Pertamax = Premium? Ndak Mungkin!
Wahyu Satriani Ari Wulan | Senin, 3 November 2008 | 18:41 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN - Kemungkinan turunnya harga BBM baik BBM industri maupun BBM bersubsidi tengah dihitung kembali. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Hariawan, pemerintah akan melihat kembali kemungkinan-kemungkinan menurunkan harga BBM bersubsidi. "Tidak mungkin kita menyamakan harga pertamax dengan premium," kata Rusman di Jakarta, Senin (3/11).

Harga BBM industri seperti pertamax telah turun menjadi Rp 7.000 per liter pada awal November 2008, sedang harga BBM bersubsidi, yakni premium Rp 6.000 per liter.

Rusman mengatakan saat ini harga BBM industri dan BBM bersubsidi beda tipis. "Sudah semakin dekat dengan harga BBM bersubsidi khususnya premium. Pemerintah pintar, soalnya kalau nanti pertamax turun lagi karena harga minyak dunia turun, nantinya akan mendekati (harga) premium kan lucu. Masak harganya sama," ujarnya.

Rusman menilai turunnya harga BBM industri yang mengikuti harga pasar memicu penurunan harga barang dan jasa yang akan dijual dan beban cost serta inflasi juga berkurang. "Saya tanya di beberapa POM bensin, sudah mulai ada gerakan beralih dari premium ke pertamax," katanya.