JAKARTA, SENIN — Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzzeta menegaskan tidak ada unsur politis dalam lambannya penurunan harga BBM. Padahal, harga minyak dunia anjlok hingga dibawah 70 dollar per barel.
"Tidak ada unsur politik. Ini murni perhitungan beban yang ditanggung pemerintah dalam 1 tahun," kata Paskah, di sela acara Sosialisasi Antisipasi Dampak Krisis Keuangan Global, di gedung Bappenas, Jakarta, Senin (3/11).
Saat ini, Pemerintah tengah melakukan perhitungkan berbagai beban, termasuk beban yang ditanggung pemerintah seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT)."Kemarin saja dalam menanggulangi harus mengeluarkan sekitar Rp 12 triliun," ujar Paskah.
Paskah mengatakan, tahun 2009 mendatang, meski pemerintah akan menegurangi porsi pemberian BLT, namun anggarannya naik menjadi Rp 16 Triliun. "Jadi itu harus diperhitungkan denga beban dan cost yang ditanggung pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat," tutur Paskah.
Diperkirakan, harga BBM akan turun tahun 2009 mendatang karena asumsi 2008 berbeda dengan asumsi 2009. Menurut Paskah, pemerintah akan melihat kembali penghitungan beban dan kemungkinan penurunan BBM untuk tahun depan."Kita lihat sampai tahun depan," ujarnya.
