Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 15:38 WIB
Obama Unggul Enam Poin
Tri Mulyono | Minggu, 2 November 2008 | 22:20 WIB
|
Share:

WASHINGTON,MINGGU-Kandidat presiden partai Demokrat Barack Obama unggul enam poin dari pesaingnya dari Republik John McCain, menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat, Selasa (4/11) mendatang. Demikian menurut hasil jajak pendapat Reuters/C-SPAN/Zogby yang disiarkan, Minggu (2/11).

Obama mengungguli McCain dengan 50 persen berbanding 44 persen dalam jajak pendapat nasional yang dilaksanakan tiga hari, atau naik satu poin dibandingkan hari Sabtu (1/11). Jajak pendapat melalui telepon ini mempunyai selisih kesalahan 2,9 persen.

"Ada dua hari penuh menjelang memasuki Hari Pemilihan dan sesuatu tampaknya bisa saja terjadi, namun hal itu sulit untuk diamati di mana McCain akan beranjak dari sini," kata John Zogby, pengelola jajak pendapat.

Dia mengatakan data jajak pendapat yang dilakukan pada akhir pekan menunjukkan, bahwa kedua kandidat tampaknya akan memerlukan konsolidasi dukungan di antara para pendukung mereka. Di mana kaum wanita dan kelompok independen cenderung memilih Obama, dan para pemilih tua dan konservatif untuk McCain.

Pada hari Sabtu (1/11), McCain berkampanye di Virginia dan Pennsylvania - negara bagian yang secara tradisional menjadi basis Republik. Namun, disebut-sebut dia sulit mengharapkan kemenangan di sana. Sementara itu Obama terus merangsek untuk meraih dukungan di tiga negara bagian yang pernah dimenangi Presiden George W. Bush, yaitu Nevada, Colorado, dan Missouri.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Obama mendapat sambutan baik di kalangan para pemilih yang telah ikut berpartisipasi di dalam pemilihan pendahuluan di tiga negara bagian tersebut. Di mana McCain memimpin di negara bagian itu dengan 56 persen berbanding 39 persen.

Suara kaum wanita dan pemilih independen, serta kelompok-kelompok yang diperkirakan akan memainkan peranan penting dalam pemilihan ini, terus memberikan dukungan kepada Obama meskipun selisihnya tidak terlalu lebar dibanding hasil jajak pendapat akhir bulan lalu. Obama menikmati keunggulan delapan poin di kalangan pemilih wanita dan 10 poin di kalangan independen.

Sementara itu, McCain masih terus menguasai kalangan pemilih kulit putih, dengan 54 persen dibanding 40 persen. Ia juga unggul sembilan poin di kalangan pemilih ’kelas investor’.

Obama, yang akan menjadi presiden AS dari kulit hitam pertama, memenangkan 93 persen dukungan di kalangan pemilih berkulit hitam dan 65 persen di kalangan warga keturunan Spanyol. Sedangkan calon independen Ralph Nader hanya mendapat suara dua persen dalam survei nasional tersebut, dan Libertarian Bob Barr hanya satu persen saja. Sementara itu, dua persen suara masih belum ditetapkan. Jajak pendapat yang dilakukan Rabu (29/10) hingga Jumat (31/11) itu, berhasil mensurvei 1.201 pemilih.

Sumber :
Ant