CILACAP, MINGGU - Hingga Sabtu malam pukul 23.00 WIB, belum tampak tanda-tanda eksekusi tiga terpidana mati pelaku bom Bali I Amrozi Cs. Pelabuhan Wijayapura yang menjadi pintu gerbang utama menuju Nusakambangan, sejak Sabtu pagi hingga Minggu dini hari, justru dipenuhi wartawan.
Kota Cilacap yang telah dinyatakan siaga, pengamanannya tidak terlihat mencolok. Alun-alun Cilacap,tetap dipenuhi anak-anak muda yang berkongkow-kongkow. Seperti halnya anak-anak muda di kota lain, mereka juga kongkow dengan memejengkan motor-motor keluaran anyar.
Para pedagang mie ayam, bakso, sekuteng, jagung bakar, turut meramaikan alun-alun yang persis berada di tengah kota. Di beberapa ruas jalan, juga terlihat anak-anak muda bergerombol dengan kelompok motor yang mereka dirikan.
Pengamanan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap, juga tampak biasa. Hanya petugas keamanan rutin yang terlihat berjaga-jaga. Di Pertamina Cilacap, hanya beberapa Brimob yang berjaga di gardu.
Sempat tersiar ada operasi gabungan antara Polisi dan Satpol PP di kawasan sekitar PLTU. Namun setelah dicek tak terlihat ada operasi.
Hanya pada pukul 17.00 WIB, aparat gabungan dari Lantamal V, Kodim Cilacap, Satpol PP, Kesbanglinmas, Denpom memeriksa pelabuhan Wijayapura sekitar 10 menit. Namun hingga dini hari ini, tak tampak ada kesibukan aparat di Pelabuhan Wijayapura maupun Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap. (
