Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:29 WIB
Warga dan Wartawan Begadang
Adi Sucipto | Jumat, 31 Oktober 2008 | 23:25 WIB
|
Share:

PERSDA/FX ISMANTO
Para terpidana mati kasus Bom Bali I, yakni Imam Samudra alias Abdul Azis (kiri), Mukhlas alias Ali Gufron (tengah), dan Amrozi, saat merayakan Idul Fitri 1429 H di LP Kelas I Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (1/10) lalu.

TERKAIT:

LAMONGAN, JUMAT - Warga di sekitar kampung terpidana mati Bom Bali I Amrozi dan Ali Ghufron di Desa Tenggulun, Tebluru dan Payaman Kecamatan Solokuro, serta Desa Bulubrangsi Kecamatan Laren pada Jumat (31/10) banyak yang begadang.

Mereka menantikan detik-detik eksekusi Amrozi cs, apalagi ada informasi helipad tempat mendarat helikopter yang membawa jenazah Amrozi dan Ali Ghufron ada di Lamongan. Wartawan juga siaga, ada yang berkumpul di Kantor Koramil Solokuro, Balai Desa Tenggulun ada pula yang tinggal di rumah warga.

Baik warga, wartawan maupun aparat kepolisian menantikan detik-detik eksekusi Amrozi cs meskipun sampai kini belum ada kepastian. Bahkan ada warga yang membuat api di tepi tanggul Desa Bulubrangsi. Sebagian warga lainnya begadang di jalan kampung, balai desa, atau serambi masjid.

"Enaknya melekan (begadang-Red) saja, biar bisa lihat kalau sewaktu-waktu ada pesawat helikopter mendarat," kata seorang warga Desa Bulubrangsi usai pertemuan persiapan panitia pemungutan suara pemilihan gubernur Jatim di Balai Desa Bulubrangsi.

Sementara Mutakim warga Desa Tenggulun menyatakan antusias mengikuti proses eksekusi yang diperkirakan berlangsung Sabtu (1/11) dinhari. "Kami ingin melihat perkembangannya," katanya.