Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:29 WIB
Gubernur Jabar Janji Cegah PHK Massal
I Made Asdhiana | Jumat, 31 Oktober 2008 | 21:10 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan berjanji pihaknya akan mencegah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal buruh pabrik, khususnya di bidang garmen akibat krisis keuangan global yang menganggu ekspor. "Masing-masing pihak baik pengusaha maupun pekerja harus sabar dan rela mengurangi hak masing-masing. Direksi gajinya dipotong 30 persen kan tidak masalah, sementara buruh juga kenaikannya tidak besar," kata Achamd Heryawan usai menghadiri acara di Istana Negara Jakarta, Jumat (31/10) sore.

Ia mengatakan langkah itu dapat diambil untuk menghindari PHK massal dan pihaknya siap menjadi fasilitator komunikasi antara pengusaha dan pekerja.

Selain itu dari sisi ekspor, Gubernur Jabar mengatakan akan mendorong usaha-usaha untuk mencari pasar ekspor baru di luar Amerika Serikat dan Eropa. "Misalnya di Timur Tengah dan Afrika. Itu masih terbuka pasar. Yang kedua membuka pasar di dalam negeri. Supaya barang-barang kita bisa bersaing maka harus ada proteksi terhadap barang dalam negeri dengan cara menaikkan bea masuk," paparnya.

Hal yang ketiga, menurut Heryawan, adalah mencegah terjadi impor ilegal yang dapat merugikan pasar dalam negeri. Hingga saat ini, Gubernur Jabar belum menerima adanya laporan pengurangan karyawan atau penutupan pabrik di wilayahnya. 

Sumber :
Antara