Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:28 WIB
Cinta Saja Tak Cukup
Josephus Primus | Jumat, 31 Oktober 2008 | 15:34 WIB
|
Share:

Dok. Nilakandi
Dengan desain trendy, busana batik Pekalongan ini diharapkan digemari oleh orang-orang muda, yang selama ini umumnya "alergi" terhadap batik.

TERKAIT:

JAKARTA, JUMAT - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu berpendapat salah satu upaya mempercepat berakhirnya krisis perlambatan ekonomi adalah menggunakan produk dalam negeri. Makanya, slogan-slogan yang berkenaan dengan hal tersebut harusnya diperbarui. "Menurut saya, 'bangga' dan 'cinta' produk sendiri tidak cukup. Harus ditambahkan, saya 'menggunakan' produk dalam negeri," katanya Jumat (31/10), dalam paparan hasil Pameran Perdagangan Indonesia (TEI) 2008.

Sementara itu, menjawab pertanyaan soal target pertumbuhan ekspor tahun depan, Mari yang memperoleh penghargaan tahun ini dari Departemen Pendidikan Nasional sebagai Tokoh Berbahasa Indonesia Lisan Terbaik menerangkan, pemerintah tengah membahas rencana penetapan target pertumbuhan ekonomi. "Pastinya ada revisi ke bawah karena krisis global," terang Mari.

Menurut Mari, kira-kira pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,5 persen hingga 6 persen atau turun dari target tahun ini di angka 6,3 persen. Sementara, pertumbuhan ekspor total tahun ini berada di angka 10,9 persen.