Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:28 WIB
Dibuang Sayang, Padupadankan Saja
| Jumat, 31 Oktober 2008 | 09:25 WIB
|
Share:

iDEA
Sayang rasanya jika furnitur lama dibiarkan terbengkalai, hanya karena kita ingin mengganti suasana ruang. Padahal beberapa dari furnitur lama itu masih bisa disandingkan dengan yang baru.

TERKAIT:

RUANG terasa hampa tanpa furnitur. Bisa berasa seperti rumah kosong dan bisa membuat kita jadi tak nyaman. Untuk itu kita biasanya membeli furnitur. Untuk ruang keluarga misalnya, kita membeli dan menata set sofa berikut mejanya. Untuk ruang makan, kita beli set meja makan. Harapan kita tentu, set furnitur itu dapat dipergunakan selamanya.

Permasalahan yang kemudian sering muncul adalah ketika kita mulai melakukan renovasi dan mengubah gaya rumah berikut tata interiornya.Upaya ini dapat membuat furnitur lama kita jadi tersisih dan masuk gudang.

Nah, daripada buru-buru menyisihkan furnitur lama dan mengganti semuanya dengan yang baru, sebetulnya kita juga masih mungkin memanfaatkan  furnitur lama tadi. Terlebih jika kondisinya masih mulus dan layak digunakan.

Jika itu yang Anda pikirkan, lakukanlah padu-padan antara rancangan perubahan dengan sosok furnitur lama. Penting untuk diperhatikan adalah kecocokan desain, ukuran, bahan, dan warna furnitur dengan tema rancangan, terutama pada dinding.

"Untuk kursi kayu dan berwarna cokelat pilihlah olahan dinding yang cerah, netral, dan polos," kata Yuni Jie, seorang penulis buku dan juga desainer interior ini. Furnitur lama dipadukan unsur modern pada dinding jadi perpaduan yang tepat.

Nah, lain halnya jika Anda sudah mempersiapkan budget khusus untuk mengganti furnitur.  Seiring renovasi ruang, ganti furnitur yang sesuai dengan konsep ruang yang baru. Meski kocek yang dikeluarkan lebih besar namun dengan hasil yang ok, tentu worth it.

Penulis: Whery
Foto: Martin

Sumber :
iDEA