Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 20:12 WIB
Purnomo: Turunkan Harga BBM Keputusan Politik
Hasanuddin Aco | Senin, 27 Oktober 2008 | 20:00 WIB
|
Share:

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Petugas memeriksa pipa penyalur bahan bakar minyak (BBM) di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta, Jumat (26/9). Menghadapi Idul Fitri, stok BBM nasional masih berada di level aman, yaitu mencapai 21,7 hari untuk semua jenis BBM.

TERKAIT:

JAKARTA, SENIN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro tak bisa mengambil keputusan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) karena merupakan keputusan politik bukan keputusan ekonomi.

"Ini keputusan politik yang tak bisa saya ambil. Ini keputusan politik yang harus diputuskan dalam rapat kabinet dengan pertimbangan politik tak bisa dengan pertimbangan ekonomi atau tekhnis. Jadi saya harus lapor ke kabinet. Kan birokrasinya seperti itu," kata Purnomo usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (27/10).

Menurut dia menentukan harga BBM adalah persoalan gampang-gampang susah. Harga minyak mentah dunia yang fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir, menurut dia, bukan merupakan salah satu patokan utama. "Dari evaluasi konsumsi BBM juga menemukan banyak penyimpangan penggunaan BBM. Diantaranya banyaknya pengguna Pertamax yang beralih ke premium bersubsidi," katanya.

Sumber :
Persda Network