Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:17 WIB
Waduh... Rupiah Dekati 10.000
Erlangga Djumena | Kamis, 23 Oktober 2008 | 17:15 WIB
|
Share:

JAKARTA, KAMIS - Rupiah Kamis (23/10) sore merosot tajam mendekati Rp 10.000 per dollar AS. Pelaku pasar makin aktif membeli dollar AS di pasar uang domestik. Rupiah berada di posisi Rp 9.950 per dollar AS.
    
"Pelaku pasar membeli dolar AS, karena mereka khawatir krisis keuangan global akan makin menekan rupiah akibat makin melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional," kata pengamat pasar uang, Farial Anwar.
    
Farial Anwar mengatakan, rupiah tinggal "sejengkal" lagi mencapai Rp 10.000 per dollar, karena besarnya asing yang melakukan "capital flight" untuk mengamankan dananya di pasar domestik.  "Kami perkirakan rupiah akan terus terpuruk hingga mencapai angka Rp 10.000 per dollar AS," ujarnya.
    
Krisis keuangan global, lanjut dia, merupakan faktor utama yang membuat rupiah makin terpuruk, akibat sistem devisa bebas yang dianut pemerintah masih tetap dipertahankan. Sistem ini membuat investor asing bebas membawa dana yang semula ditempatkan di Indonesia.
    
Pemerintah sendiri juga kesulitan untuk mengatasi rupiah yang makin tertekan dan kemungkinan besar diserahkan pada pasar. Apabila pasar terus menekannya maka rupiah akan terus terpuruk.

"Meski Bank Indonesia (BI) telah melakukan berbagai upaya melalui instrumen yang dimiliki seperti menurunkan bunga repo, giro wajib minimum, namun suku bunga acuan (BI Rate) cenderung menguat," tuturnya.

Sumber :
Ant