Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 09:17 WIB
Saham dan Rupiah Kembang Kempis
Erlangga Djumena | Kamis, 23 Oktober 2008 | 12:26 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Pialang saham menggulung lembaran rekapitulasi transaksi saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (8/10). Perdagangan saham dihentikan pukul 11.08 WIB saat indeks harga saham gabungan merosot tajam hingga 10,38 persen ke posisi 1.451,669. Usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, semalam, Menteri Keuangan ad interim Sofyan Djalil mengatakan perdagangan belum bisa dibuka hari Kamis ini. Pembukaan pada Jumat pun masih harus memerhatikan kondisi pasar.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS - Bursa Efek Indonesia dan rupiah hari ini makin kembang kempis. Pada perdagangan sesi pagi hanya enam saham yang naik. Sementara rupiah mendekati Rp 10.000 per dollar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan sesi Kamis (23/10) pagi ditutup melemah 51,293 poin (3,72 persen) ke posisi 1.328,450. Sedangkan rupiah bertengger di Rp 9.950 per dollar AS.

Turunnya indeks BEI masih dipimpin oleh saham-saham sektor perkebunan yang turun 6,67 persen, serta miscellaneous industry yang melemah 5,40 persen. Indeks dari 10 sektor yang ada di BEI semuanya terpuruk di zona merah dengan melorot di atas 2 persen. Sehingga hanya 6 saham saja yang menguat dibanding 140 saham turun dan 25 saham stagnan

Sementara perdagangan sesi pagi masih relatif sepi dengan volume hanya 736,6 juta saham dan nilai perdagangan hanya RP 735,6 miliar dari 17.439 kali transaksi.

Mayoritas sektor yang ada di papan bursa langsung melorot lebih dari 4 persen, dengan dipimpin saham-saham sektor perkebunan yang turun 6,02 persen.

Sementara indeks Kompas100 melemah 4,26 persen menjadi 316,604. Indeks LQ45 turun 4,34 persen ke 254,256. Serta Jakarta Islamic Index berkurang 3,40 persen ke 208,524.