JAKARTA, SENIN - Dua orang asal Turki dan Iran babak belur dikeroyok massa, Sabtu (18/10) siang. Mitten (35) asal Turki dan temannya—belum diketahui namanya karena masih belum sadarkan diri—kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur, akibat luka-luka yang dideritanya.
Keduanya dibekuk setelah dikejar petugas keamanan dari Kramatjati Indah Plaza (KIP) dan massa, lalu digebuki hingga babak belur di perempatan Kelapacaglak, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasarrebo, Jakarta Timur. Mobil sewaan—Honda Jazz B 8366 HU warna hitam—yang dibawa keduanya juga dirusak massa.
Menurut Riri, kasir KIP, Mitten dan temannya berbelanja pakaian di counter baju merek Grafis di lantai satu KIP. Mereka hanya membeli satu kaus seharga Rp 45.000. Mereka membayar dengan uang pecahan Rp 100.000. Saat diberi uang kembalian Rp 55.000, Mitten meminta agar diberi satu lembar uang dengan seri J. "Katanya sih buat kenang-kenangan karena datang ke Jakarta. Tapi, setelah saya cari nggak ada lembar uang yang serinya J," ucap Riri.
Keduanya kemudian memaksa memeriksa uang yang ada di laci. Segepok uang Rp 1,5 juta dari laci kasir itu langsung dipegang oleh Mitten. Pria berperawakan tinggi dan brewokan itu berusaha mencari lembaran uang berseri J. "Nah, begitu uangnya dibalikin, kok malah kurang. Tadinya kan Rp 1,5 juta, tapi tinggal Rp 1 juta, berarti yang dibawa kabur Rp 500.000," ucap Riri.
Setelah mendapat informasi dari Riri, petugas parkir KIP bersama belasan tukang ojek yang mangkal di depan mal langsung mengejarnya. Sampai di perempatan Kelapacaglak, mobil yang ditumpangi Mitten dan temannya berhasil disusul. Massa yang marah kemudian menghajar keduanya dan merusak mobil yang mereka tumpangi.
Ditemui di ruang IGD RS Pasarrebo, Mitten mengatakan, uang Rp 4 juta miliknya raib. Dia juga mengatakan, beberapa polisi datang tapi hanya menonton dan tidak menolong ketika dia dikeroyok massa.
Kapolsektro Kramatjati, Kompol Patar Lambontoruan, mengatakan, kasus dua orang WN asing itu masih diselidiki. Karena menyangkut warga asing dan lokasi kejadiannya juga dua wilayah, Kramatjati dan Pasar Rebo, kasusnya ditangani Polrestro Jakarta Timur. (ded)

