GRESIK — Diduga dibakar cemburu, Ny Arsiati alias Eni (30) mencoba bunuh diri, Kamis (16/10), dengan menyiramkan minyak di kasur hingga melumuri sekujur tubuhnya, termasuk rambutnya yang terurai panjang.
Akibatnya, perempuan yang kos di Dusun Legundi RT 03 RW 01, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, itu mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Beruntung, ibu beranak dua itu cepat dipergoki suaminya dan ditolong warga setempat. Korban dilarikan ke RSU Dr Soetomo Surabaya untuk dirawat intensif akibat luka bakar parah sampai 60 persen.
“Luka bakar yang dialami Arsiati mencapai 60 persen. Dengan luka tersebut, risiko untuk mengalami keracunan pada darah cukup besar sehingga peluang untuk sembuh seperti sedia kala sangat kecil,” kata Kepala Instalasi Rawat Darurat RSU Dr Soetomo dr Urip Murtedjo Sp B (KL) yang juga Ketua Forum Pers, Kamis.
Tidak ada yang tahu pasti bagaimana awal mula Eni melaksanakan ide bunuh diri itu. Namun, sekitar pukul 11.00, tiba-tiba suami Eni, Subagio (45), keluar rumah kos milik Abdurrahman itu. Tergopoh-gopoh, Subagio yang bekerja sebagai sopir angkot jurusan Krian-Benowo itu berteriak minta tolong.
"Mendengar teriakan itu saya lantas menghampiri dan ternyata api sudah membakar sekujur tubuh Eni," kata Waras (40), saksi mata yang ikut memadamkan api yang membakar tubuh korban.
Saat kejadian, kebetulan Waras tengah menyeruput secangkir kopi di warung kopi milik Khiyar (40) yang berada di depan rumah kos tersebut. Bersama Khiyar, Subagio, dan Waras berusaha keras memadamkan kobaran api. Seember air yang disiramkan ke tubuh Eni tak mampu memadamkan api. "Saya bahkan sempat membahasi keset dengan air dan menutupkan ke tubuh korban agar api padam," kata Waras di lokasi kejadian.
Api pun perlahan padam. Waras menanyakan peristiwa itu kepada Eni. Jawabannya, Eni mengatakan dirinya sengaja membakar tubuhnya dengan cara melilitkan kasur yang telah disiram minyak tanah dan menyulutnya dengan korek gas.
Waras sempat menggunting sebagian rambut Eni yang terjuntai memanjang karena sisa terbakar api. "Lengan tangannya sudah mengelupas kena api," kata saksi Khiyar.
Menurut Waras kepada polisi, saat kejadian, Eni tengah bersama suami dan dua anaknya di kamar berukuran sekitar 3x 3 meter itu. Selain dihuni keluarga tersebut, deretan kamar dalam rumah kos itu juga dihuni empat pasangan suami istri lainnya. Belum ada kepastian apa motif bakar diri tersebut. (st3/rie)
