JAKARTA,RABU - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai melunak dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Presiden . Sempat bertahan pada angka 15 persen sebagai syarat perolehan kursi di DPR dalam RUU Pilpres, PPP akhirnya menaikkan menjadi 20 persen.
"Angka 20 persen adalah bentuk kompromi kami agar pembahasan RUU Pilpres ini tidak berlarut-larut," ujar Ketua Fraksi PPP, Lukman Hakim Saifuddin di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu (15/10).
Namun demikian, Lukman menyatakan akan tetap mengamati perkembangan kompromi di antara fraksi. Bila kata mufakat tidak dicapai hingga lobi terakhir dan terpaksa keputusan diambil melalui mekanisme voting maka PPP akan tetap bertahan pada angka 15 persen.
Lobi terakhir akan diadakan malam ini, Rabu (15/10) di Hotel Santika pukul 19.30 WIB. Menurut Ketua Pansus RUU Pilpres dari Fraksi Gokar, Fery Mursidan Baldan, lobi akan mencapai kesepakatan bila semua fraksi bersedia bergerak dari posisi awal. Hingga saat ini, Partai Golkar saja yang masih bertahan di 30 persen, berbeda dengan PDIP yang memposisikan diri pada rentang 20-30 persen.
