Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 21:19 WIB
Santacroce: Pemilihanku Bukan Antirasisme
| Kamis, 9 Oktober 2008 | 02:01 WIB
|
Share:

GETTY IMAGES/NEW PRESS
Fabiano Santacroce (kiri) ketika berduel dengan Pavel Nedved.

TERKAIT:

ROMA, KAMIS - Fabiano Santacroce menepis anggapan bahwa pemilihan dirinya di timnas Italia karena alasan antirasisme. Menurutnya, pelatih Marcello Lippi sengaja memilihnya karena ia memang layak masuk skuad Gli Azzurri.

Santacroce memang satu-satunya pemain berkulit gelap dalam skuad bentukan Lippi guna menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2010. Beberapa media di Italia menyebutkan, pemilihan itu sebagai salah satu bukti bahwa Italia memberi penghargaan kepada sikap-sikap antirasis.

Santacroce membantah dugaan tersebut. Bek tengah Napoli itu percaya, Lippi memilihnya karena ia memang layak mendapatkan tempat di skuad La Nazionale.

"Aku tidak pernah merasa jadi korban rasisme. Namun, jika seorang meledekku, aku hanya bisa tertawa karena kamu tidak bisa melakukan hal lebih dari itu," kata pemain yang masih memiliki keturunan Brasil tersebut. "Aku pernah menjadi korban rasis ketika aku masih remaja dan aku bermain di klub junior di mana d sana banyak orang bodoh yang menonton, tapi aku tidak menganggapnya sebagai hal penting."

"Karakterku tidak berkurang tapi jika orang-orang melihat bahwa seleksi untuk Azzurri ini sebagai bentuk sikap antirasisme itu baik tapi aku hanya melihatnya sebagai hal itu sebagai sebuah penghargaan atas apa yang kulakukan di lapangan," kata pemain berusia 22 tahun.

Sebelum ini, Lippi juga menegaskan bahwa keputusannya memilih Sntacroce bukan karena untuk memenuhi anggapan antirasis. Meski demikian, ia mengaku senang jika ada orang yang menganggapnya seperti itu karena hal tersebut berarti bahwa sepak bola Italia terbuka untuk siapa pun. (CH4)