Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 12:23 WIB
Mahfud : Pak Jimly Itu Orang Besar
Rita Ayuningtyas | Selasa, 7 Oktober 2008 | 17:36 WIB
|
Share:

KOMPAS/ALIF ICHWAN
Mahfud MD (kiri) terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011, menggantikan Jimly Asshiddiqie (kanan), dalam pemungutan suara oleh sembilan hakim konstitusi di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (19/8). Mahfud mengangkat tangan bersama pemimpin Rapat Permusyawaratan Hakim Terbuka, Maruarar Siahaan, seusai memperoleh suara terbanyak dalam pemungutan suara tersebut.

TERKAIT:

JAKARTA, SELASA - Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menanggapi enteng pengunduran diri hakim anggota MK Jimly Asshiddiqie. Menurut dia, mantan ketua MK itu merupakan orang besar yang sering membuat keputusan besar seperti sekarang ini.

"Pak Jimly itu orang besar, karena itu orang besar bisa membuat keputusan-keputusan mendadak sebab ada urusan-urusan yang besar juga. Saya juga pernah mengundurkan diri tiba-tiba dari ketua fraksi di MPR," ujar Mahfud ketika dicegat wartawan seusai menemui Pimpinan DPR di Gedung MK, Selasa (7/10).

"Mungkin saja beliau bisa jadi calon presiden, orang besar itu punya agenda-agenda besar yang kadangkala harus disikapi secara mendadak juga," imbuhnya.

Dia menyangkal kemunduran Jimly ini karena ada kaitannya dengan kalah saingan menjadi ketua MK. Sebab, lanjut Mahfud, itu merupakan urusan lama. Namun, kesan publik tidak dapat dihalangi. "Karena saya juga tidak bisa mendorong masyarakat," kata dia.

Mahfud juga mengatakan putusan Jimly yang mendadak itu sempat membuatnya kaget. Namun, dia harus segera bertindak cepat dengan menyerahkan surat pengunduran Jimly ke DPR.