Kamis, 9 September 2010
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gagal Perangi Mafia, Dua Menteri Dipecat
Selasa, 7 Oktober 2008 | 10:20 WIB
Sean Gallup
Mafia
TERKAIT:

SOFIA,SELASA-Dianggap gagal memerangi mafia, Menteri Dalam Negeri Kroasia Berislav Roncevic, Menteri Kehakiman Ana Lovrin dan Kepala Polisi Kroasia Marijan Benko dipecat oleh Perdana Menteri Ivo Sanader, Senin (6/10) waktu setempat.

Pemecatan dilakukan menyusul terjadinya pembunuhan pada siang hari di pusat kota Zagreb yang dilakukan kelompok mafia. Demikian laporan Kantor Berita Kroasia.

Roncevic akan diganti oleh Kepala Lembaga Keamanan dan Intelijen Tomislav Karamarko. Sanader mengatakan ia telah mengusulkan ke parlemen untuk menunjuk Ivan Simonovic sebagai menteri kehakiman yang baru. Perdana Menteri tersebut juga mengumumkan bahwa Benko akan digantikan oleh Vladimir Faber.

Sanader menekankan bahwa Simonovic adalah orang non-partai dan seorang ahli terkenal, Ia kembali menekankan bahwa "tak penting siapa yang diganti atau dari partai mana mereka berasal. Yang penting ialah kita bersama menindak kejahatan dan mengirim pesan kepada para penjahat bahwa ini tak dapat terjadi lagi".

Perdana Menteri tersebut menyatakan pada Senin sore  kabinetnya menyelenggarakan sidang dan ia ingin mengirim pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat dan negara bagian akan melakukan apa saja yang dapat mereka kerjakan untuk menemukan para pelaku pembunuhan keji itu.

Ia juga mengumumkan pengesahan apa yang disebut peraturan anti-mafia dengan mencontoh peraturan di negara lain Eropa.

"Kami takkan membiarkan, tak peduli apa pun tebusannya, Kroasia dan Zagreb atau kota besar lain menjadi tempat yang tak aman untuk ditinggali. Kami takkan membiarkan kejahatan terorganisir menciptakan kesan bahwa apa saja dapat dilakukan dan takkan ada sanksinya. Kelihatannya ada upaya untuk menciptakan kesan ini, yang menjadi sebab mengapa kami melancarkan perang dengan tekad bulat melawan kejahatan terorganisir, melawan mafia," kata Sanader.

Perdana Menteri itu mengatakan ia mengharuskan polisi dan semua lembaga terkait untuk melakukan tugas yang dibebankan pada mereka. Ditambahkannya, penggantian tersebut adalah pesan bawah pemerintah akan menindas kejahatan terorganisir.

Penulis: ONO   |     |   Sumber : Ant Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.