Laporan Wartawan Kompas Aufrida Wismi Warastri
MEDAN, MINGGU - Dua jenazah korban yang tewas dalam peristiwa tenggelamnya kapal tongkang Sinar Harapan di perairan Port Klang, Malaysia Selasa lalu akan tiba di terminal cargo Bandara Polonia besok pagi. Namun belum diketahui identitas jenazah yang akan tiba di Medan itu.
Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Sumatera Utara Sumadi M saat menerima jenazah TKI yang tiba di terminal cargo Bandara Polonia Medan, Minggu (5/10) pagi mengatakan seluruh biaya pemulangan korban ditanggung oleh BNP2TKI termasuk santunan Rp 2 juta per korban.
Keluarga korban sendiri memuji langkah KBRI Kuala Lumpur dan BNP2TKI, termasuk Kepolisian Malaysia yang cepat menangani korban. "Penanganannya sangat cepat dan ramah. Saya mengurus surat-surat jam dua pagi pun dilayani," tutur Wahyudi ( 40) keluarga dari korban tewas Sri Utami yang langsung terbang dari Medan ke Kuala Lumpur untuk mengurus jenazah adiknya. Wahyudi membawa pulang jenazah adiknya ke rumah keluarga di Lubuk Pakam.
Awalnya Wahyudi merasa pengurusan jenazah akan sangat lama, namun ternyata sehari bisa selesai. "Ini pertama kali pengurusan jenazah korban cepat dan mudah," kata Wahyudi.

