Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:57 WIB
Golkar tak Pantas Hanya Ajukan Cawapres
Caroline Damanik | Kamis, 2 Oktober 2008 | 13:03 WIB
|
Share:

Kompas/Alif Ichwan
Ketua Umum DPP Partai Golkar HM Jusuf Kalla didampingi Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar Surya Paloh (kiri) menyosialisasikan peluncuran nomor urut 23 Partai Golkar di halaman Gedung DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (23/7).

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS - Menanggapi pernyataan Jusuf Kalla (JK) yang siap berpasangan kembali dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pemilihan presiden mendatang, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin justru menganjurkan Partai Golkar untuk tampil dengan calon presiden dan tidak terus menerus menjadi orang nomor dua.

Dengan setengah bertanya Din mengatakan apakah Golkar yang besar rela calonnya hanya menjadi nomor dua? Menurut Din, pencalonan JK hanya sebagai cawapres kembali adalah sebuah ironi. "Saya sebagai mantan Ketua Litbang Golkar dan mantan Wasekjend DPP menyarankan agar Golkar tampil dengan capres untuk menunjukkan penghargaan terhadap aspirasi pemilihnya," ujar Din usai menyambut mantan Perdana Menteri Timor Leste Mari Alkatiri di kediamannya, Kamis (2/9).

Menurut Din, sebenarnya Golkar masih memiliki tokoh-tokohnya sendiri, seperti Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum, Agung Laksono sebagai Wakil Ketua Umum dan Ketua Dewan Penasehat Surya Paloh. "Sebenarnya tak kekurangan orang mereka. Tapi sekali lagi terserah Golkar," ujar Din.

Namun demikian, Din menyambut baik pencalonan pasangan incumbent ini. Menurut Din, peta pemilihan presiden mendatang akan semakin menarik dengan adanya pasangan incumbent yang bertujuan melanjutkan program yang masih tertunda dan pasangan lain yang mengiming-imingi perubahan.

"Isyarat SBY -JK maju sah dan wajar saja karena ada beberapa program yang belum selesai dan kalau itu jadi kenyataan akan menarik karena mungkin saja ada pasangan lain yang mungkin tampil bisa berada pada nuansa oposisi sebagai alternatif," tandas Din. (LIN)