Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 01:38 WIB
12 WNI Tewas dalam Tragedi Kapal Pemudik di Malaysia
Jimmy Hitipeuw | Selasa, 30 September 2008 | 17:52 WIB
|
Share:

(Getty Images/TENGKU BAHAR)
Seorang pria mengamati kapal RMS Queen Mary 2 yang bersiap melepas sauh dari sebuah dermaga di Port Klang, sekitar 80 kilometer barat Kuala Lumpur, pada subuh hari, 4 Maret 2007.

TERKAIT:

KUALA LUMPUR, SELASA - Dua belas WNI tewas akibat tenggelam dan 125 WNI lainnya berhasil diselamatkan setelah kapal barang yang mereka tumpangi terbalik, Selasa (30/9) saat dalam perjalanan dari Malaysia ke Sumatera. Sebuah kapal yang mengangkut sekitar 150 WNI yang akan mudik lebaran ke Sumatera, karam sekitar tiga kilometer dari pelabuhan Barat, Klang, Selasa pagi (30/9) sekitar jam 7.30 waktu setempat.

Kepala kepolisian Klang, Mohamed Mat Yusop, menerangkan, kapal barang tersebut terbalik akibat kelebihan muatan. "Kapal itu kelebihan muatan. Seharusnya hanya mengangkut 40 orang tetapi kapal itu mengangkut lebih dari 100 orang," kata Mohamed Mat Yusop.

Menurut Mohamed Mat Yusop, 11 korban meninggal dunia adalah perempuan berusia 20-an tahun. Sementara korban yang berhasil diselamatkan termasuk 2 anak-anak dan satu bayi berusia 8 bulan.

Polisi Malaysia telah menahan 9 pria WNI untuk dimintai keterangan sehubungan dengan operasi kapal penyeberangan secara ilegal itu. Belum diketahui secara pasti jumlah penumpang yang berada di atas kapal tersebut dan operasi penyelamatan masih berlangsung hingga saat ini.

Terdapat lebih dari 2 juta pekerja asing di Malaysia. Sekitar 700.000 pekerja lainnya di negara tersebut adalah pekerja ilegal, yang sebagian besar berasal dari Indonesia dan bekerja dengan upah rendah.

Sumber :
AP