JAKARTA, SABTU - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar tidak memungkiri kecenderungan partai berbasis Islam pada Pemilu 2009 menurun, cenderung stagnan bila dibanding dengan partai politik berbasis nasionalis. Pernyataan Muhaimin Iskandar mengomentari atas hasil survei terkini yang dilakukan terkait kecenderungan pemilih dalam memilih partai politik pada Pemilu 2009.
"PKB memang sudah diiingatkan dan sebetulnya sudah lama kita sadari, PKB harus menjadi partai yang lebih terbuka. Makanya, asas PKB menjadi asas Pancasila dengan rasa keterbukaannnya, dan Islam menjadi spiritnya, nilainya, bukan formal. Kenapa kecenderungan pemilih menurun kepada parpol Islam, karena memang ada kesenjangan antara formal simbolik dan perilaku," kata Muhaimin Iskandar, yang biasa disapa Cak Imin ini kepada para wartawan, Jumat (26/9) kemarin.
"Kalau perilakunya atau produknya tidak Islami, ya tidak dipilih. Karena itu, isu-isu kerakyatan, pembangunan menjadi isu bagi partai nasionalis. Dan sejak awal PKB cenderung sebagai partai yang insklusif, nasionalis, meskipun berbasis Islam," ujarnya.
Dari hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) sebelumnya terungkap, partai Islam tidak pernah menjadi kekuatan mayoritas di pentas politik nasional. Kecenderungan demikian masih berlanjut hingga tahun ini, dan kemungkinan juga dalam Pemilu 2009 nanti.
Menjelang Pemilu 2009, di antara partai Islam yang mengalami kemajuan berarti dilihat dari sikap elektoral pemilih adalah PKS. Tapi kemajuan PKS ini tidak atau belum mengancam partai-partai non-Islam, terutama PDIP, Golkar, dan Demokrat. Tiga partai ini cenderung memimpin dalam sikap elektoral selama empat tahun terakhir. Partai Golkar dan PDIP dipandang sebagai partai yang paling punya komitmen pada Pancasila.
Muhaimin malah berkeyakinan PKB akan mampu berada pada posisi nomor dua pada pemilu legislatif 2009. PKB berjanji akan menjadi partai yang lebih terbuka dan Islam dijadikan nilai spririt bukan formal.
"Sekarang ini tidak ada lagi dikotomi Islam atau non Islam, sekuat apa jangkauan partai terhadap kebutuhan masyarakat yang dibutuhkan. Jadi, apa yang menjadi temuan LSI itu, sebetulnya sudah menjadi kesadaran bagi PKB sejak lama. Makanya, PKB akan tetap menjadi partai yang bersifat terbuka, cuma memang kita harus membuktikannya dengan kerja keras," urainya.

