Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 11:39 WIB
Hillary Tak Ragukan Obama sebagai Presiden AS
Jimmy Hitipeuw | Rabu, 24 September 2008 | 05:12 WIB
|
Share:

getty images/joe readle
Hillary Clinton saat menunggu penghitungan suara di Manchester New Hampshire, Selasa (8/1)

WASHINGTON, RABU - Senator Hillary Rodham Clinton optimis mantan rivalnya Barack Obama akan terpilih sebagai presiden baru AS. Dalam wawancaranya dengan program "The Early Show" dari televisi CBS, Hillary mengakui tak menaruh keraguan apabila Obama akan keluar sebagai presiden AS.

Hillary mengaku ras dan jender tertanam dalam benak pemegang hak suara saat mereka menyampaikan hak itu dalam pemilihan presiden AS bulan November mendatang. Namun, Hillary yakin Obama mendapat cukup dukungan untuk mengantarkan perubahan dari kebijakan partai Republik sebagai tiket kemenangan di pemilihan presiden AS.

Istri mantan presiden AS Bill Clinton ini menyebut calon presiden AS dari partai Republik John McCain sebagai seorang sahabat.  Namun, Hillary menerangkan McCain terlibat dalam memberikan dukungan terhadap deregulasi bisnis yang berlangsung dan ikut berperan dalam keterpurukan ekonomi AS.

Karena alasan itulah, Hillary menyebut Obama sebagai orang yang paling tepat untuk memperkuat penyelesaian masalah ekonomi AS. "Barack Obama mendapatkan wejangan dari para penasehat sama yang telah mengeluarkan AS dari keterpurukan ekonomi pada tahun 1993," jelas Hillary.

Sumber :
AP