JAKARTA, SENIN - Mandala Airlines tetap menurunkan fuel surcharge meskipun harga minyak mentah dunia mulai menunjukkan kenaikan di atas 10 dollar AS per barel.
"Sejak 19 September Mandala telah menurunkan fuel surcharge sebesar 15 persen dari harga minyak," kata Kepala Komunikasi Perusahaan Mandala Airlines, Trisia Megawati di Jakarta, Senin (22/9).
Namun, Mandala selalu me-review harga bahan bakar sebulan sekali dan melakukan pemantauan secara hati-hati.
Menurut Trisia, meski harga minyak mentah pernah mencapai 147 dolLar AS per barel, Mandala tidak menaikkan fuel surcharge sejak April - Juli 2008. "Kini kami malah menurunkan fuel surcharge sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan," katanya.
Mandala juga tetap berkomitmen memberikan layanan dengan tarif terjangkau kepada masyarakat selama Lebaran tahun ini.
Mandala menggunakan pesawat Airbus A319 dan A320 untuk mengoptimalkan operasional armada. Misalnya untuk rute Jakarta-Semarang, yang dilayani tiga kali sehari. Mandala menjadi pilihan kedua bagi masyarakat setelah Garuda Indonesia.
Ia mengatakan dengan menggunakan Airbus A320 yang dapat mengangkut 188 penumpang, Mandala hanya membutuhkan sedikit armada. Mandala menambah frekuensi perbangan Jakarta-Semarang menjadi empat kali sehari karena tingkat isian yang tinggi.

