Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:22 WIB
Bambang Hendarso, Bapak yang Ngemong tapi Tegas
Caroline Damanik | Sabtu, 20 September 2008 | 10:40 WIB
|
Share:
KOMPAS/M Syaifullah
Komjen Bambang Hendarso Danuri Diusulkan menjadi Kapolri menggantikan Sutanto
Foto:

TERKAIT:

JAKARTA, SABTU — Calon Kapolri Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri dikenal sangat ngemong, tapi tegas di tengah keluarganya. Setidaknya, demikian dituturkan oleh istri Hendarso, Nani Hartiningsih, dan putra sulungnya, Hanny Kuncoro, seusai kunjungan sejumlah anggota Komisi III DPR RI ke kediaman Hendarso di kawasan Kartika Pinang III, Pondok Indah, Jaksel, Jumat (19/9).

"Bapak orangnya ngemong dan tegas, apalagi kita laki-laki dikasih bekal ngelotok untuk bekerja sesuai koridor yang ada dan enggak pernah diajari untuk neko-neko," ujar Hanny kemarin.

Bapak dari dua putri cantik ini mengaku, dulu dia bercita-cita menjadi seorang polisi karena melihat sosok ayahnya, tapi Hendarso melarangnya. Akibatnya, saat ini Hanny bekerja di sebuah perusahaan perkebunan. Alasannya apa? "Enggak tau beliau enggak pernah menjelaskan alasannya," ujar Hanny.

Namun, Hanny mengaku sangat bangga kepada ayahnya. Dirinya selalu bersyukur karena menganggap setiap keberhasilan ayahnya hingga dipercaya menjadi calon Kapolri adalah anugerah besar dari Yang Kuasa.

Hal senada juga ditegaskan istri tercinta Hendarso. Nani mengakui, Hendarso adalah sosok yang teguh memegang prinsip. "Kalau ada maunya harus dilakukan. Dari dulu saya memang sudah mengenal sifatnya ini," ujar Nani.

Teguh memegang prinsip ini pun diyakini Nani akan dilakukan Hendarso ketika dipercaya untuk mengikuti fit and proper test sebagai Kapolri. Nani akan terus mendampingi pria yang dikenalnya sejak duduk di bangku SMP itu dalam rencana-rencananya ke depan. "Insya Allah bisa mendampingi Bapak dengan baik. Apalagi sekarang situasi kondisi lain, istri harus lebih mendukung karena tanggung jawabnya lebih berat. Mau tidak mau saya harus siap. Kalau suami siap, masa kita tidak siap," ujar Nani.