Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 11:28 WIB
JK dan Fadel Jangan Mau Diadu Domba
| Jumat, 19 September 2008 | 20:28 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Tokoh-tokoh Kawasan Timur Indonesia yang tergabung dalam organisasi Gerakan Solidaritas Kebangkitan Ekonomi Kawasan Timur Indonesia (Tata KTI) minta polemik antara Ketua umum Partai Golkar yang juga Wapres Jusuf Kalla dengan Ketua DPD I Golkar Gorontalo Fadel Muhammad segera dihentikan.

"Tokoh Indonesia Timur jangan mau diadu domba. Tata KTI memandang perlu untuk menghentikan polemik tersebut karena dikhawatirkan akan dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memancing di air keruh," tegas Koordinator Tata KTI, Zainal Bintang, Jumat (19/9).

Zainal mengatakan, mengingat Jusuf Kalla dan Fadel Muhammad adalah dua tokoh nasional yang berasal dari KTI, sebaiknya melakukan cooling down. Apalagi saat ini masih dalam suasana bulan suci. Mereka  menghendaki polemik tersebut jangan dibiarkan berlarut-larut karena yang akan rugi adalah bangsa ini, terutama KTI.

"JK dan Fadel adalah tokoh nasional yang berasal dari KTI, ketokohan mereka masih dibutuhkan bangsa ini termasuk untuk mempercepat pembangunan di KTI," kata Zainal.

Dijelaskan, kekompakan dan keharmonisan pemimpin bangsa sangat diharapkan guna lancarnya program pemerintah di segala bidang. Sehingga situasi bangsa dan negara saat ini sangat membutuhkan perhatian yang sungguh-sungguh dari para pemimpin agar kehidukan mereka bisa lebih baik.

"Polemik antara saudara Jusuf Kalla dengan saudara Fadel Muhammad yang meluas di media massa dalam kasus internal Partai Golkar sangat tidak elok di mata rakyat yang justru sedang memerlukan sentuhan program nyata daru karya pemimpin," tegasnya.

Zainal menegaskan, polemik tersebut dapat menimbulkan perpecahan di kalangan tokoh KTI khususnya maupun perpecahan bangsa pada umumnya, mengingat banyaknya beredar pernyataan perorangan yang bertujuan cari muka dan mengeruhkan suasana. (Persda Network/js)

Sumber :
Persda Network